Lagi kangen tentang dunia railfanning hehehe…
Railfan,
Sebuah sebutan untuk orang yang menyukai (hobi) Kereta Api.
Sudah lama aku tidak berkecimpung aktif di dalam dunia railfanning, terakhir aku aktif itu sekitar tahun 2013 akhir, atau mungkin barangkali awal tahun 2014 yang lalu, aku sendiri tidak terlalu mengingat-ingat kapan. Setelah masa itu aku sudah mulai jarang railfanning (nyepur, hunting, … dsb). Kesibukan hal lain, pekerjaan dan keluarga ditengarai menjadi faktor pemicunya.
Padahal di beberapa tahun berikutnya (sekitar 2016-2017), perkembangan internet di Indonesia terutama media sosial berkembang sangat pesat, dari lingkungan perkotaan sampai ke pedesaan (asalkan tersedia koneksi internet), hampir bisa dikatakan semua orang pengguna internet punya akun media sosial (termasuk Facebook dan Instagram), maka otomatis semakin mudah pula menjadi railfan, pun menjadi railfan dadakan. Jepret sana jepret sini pun ‘seharusnya’ menjadi lebih menyenangkan dan mudah. Tinggal jepret bikin caption (deskripsi) langsung upload ke sosial media, beres.
Kegiatan Railfan ya sebenarnya tidak hanya ‘berburu’ foto-video kereta api saja. Kegiatan-kegiatan dalam railfanning diantarannya adalah melakukan perjalanan menggunakan kereta api, mempelajari sinyal-sinyal persinyalan kereta api (dalam hal ini juga istilah semboyan-semboyan di perkeretaapian), termasuk juga gathering ataupun ‘kerja bhakti’ di sekitar stasiun, tetapi yang paling mudah dilakukan untuk ‘gererasi’ sekarang adalah di bidang fotografi (menjadi Railfan Fotografi).
Dalam hal dunia digital aku bisa dibilang sangat suka sekali dengan fotografi, sebut saja railfan photograper. Objek yang dibidik ya tidak jauh-jauh dari dunia per’sepur’an. Walapun itu, sebenarnya aku akui kualitas fotonya dilihat dari aspek secara digital ya cenderung biasa-biasa saja hehehe, keunggulannya mungkin lebih ke moment bidikannya yang unik dan ‘rare‘ tidak biasa.
Dewasa ini, dunia railfanning semakin menjamur di jagat maya media sosial Instagram dan di Youtube. Banyak pula anak-anak atau remaja yang menyukai kereta api dan menyatakan diri sebagai railfans, mereka banyak berburu foto (hunting) kereta api kemudian diupload di sosial media Insragram ataupun Youtube mereka masing-masing, yang ke Facebook juga masih ada. Termasuk beberapa Railfan senior juga ada yang sekarang lebih aktif di Instagram dan Youtube mereka. Selain itu, media sosial Twitter juga kerap digunakan oleh para Railfan yang menyandang predikat ‘senior’ untuk men’twet’ hal-hal seputar dunia railfanning.
Jaman dulu (tahun 2010 kebawah) media yang paling banyak digunakan untuk menyimpan koleksi foto-foto sepur secara online bagi kalangan railfan photograper yang ‘rada’ profesional biasanya diupload di situs Flickr (sebuah media hosting foto yang kala itu diberdayakaan afiliator Yahoo group), sebenarnya ada banyak situs media foto hosting lainnya juga yang populer antara lain Photobucket, ImageShackUs, Tinypict, dan lainnya.
Jika yang profesional biasanya diupload ke RailPictures (railpictures.net), sebuah situs internet yang secara mutlak khusus berisikan foto-foto tentang perketetaapian yang dihimpun oleh para railfan photographer dari seluruh penjuru dunia, kebanyakan foto berasal dari negara Amerika Serikat. Untuk bisa ditampilkan di situs ini foto yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu oleh team scanner berdasarkan pemenuhan aturan kriteria dan pertimbangan tertentu, jika lolos maka foto akan masuk dan tampil di situs Railpictures.
Aku punya teman sejak SMA yang mana mendiang ayahnya adalah seorang wartawan. Temanku itu memutuskan untuk memeruskan berkonsentrasi bergelut di bidang jurnalistik mengikuti ayahnya sejak sedari duduk di bangku SMA. Kebetulan sejak itu aku dan dia sama-sama menularkan hobinya masing-masing. Aku ‘menularkan’ virus railfanning kepadanya dan aku juga ditularkan olehnya banyak belajar mengenai skil-skil jurnalistik, liputan, penaskahan, dan lainnya yang sangat memengaruhi kehidupanku. Sebuah kolaborasi yang menguntungkan antara hobi railfan dan jurnalistik digabung menjadi satu. Disisi lain banyak akses dan moment-moment angel bidikan kamera di tempat obyek perkeretaapian yang eklusif yang tidak semua orang punya aksesnya kesitu, kalaupun bisa ya harus mendapatkan perizinan yang boleh dikatakan cukup rumit hehehe.
Aku beberapa kali juga pernah aktif di beberapa forum di internet, diantaranya adalah ;
- Semboyan35, sebuah forum bagi para railfan, tempat berkumpul para Railfan dan berdiskusi tentang kereta api di internet.
- SkyScraperCity, forum internasional yang membahas tentang berbagai perkembangan proyek pembangunan gedung-gedung pencakar langit, transportasi, arsitektur dan hal-hal lain dari kontributor di seluruh dunia.
- Kaskus, forum diskusi tentang berbagai hal khas Indonesia.
- Dan beberapa forum lain.
Keterlibatan aku dalam berbagai forum tersebut ya lebih condong kepada topik-topik tentang transportasi, utamanya tentang transportasi perkeretaapian.
Hal yang paling mudah dilakukan oleh railfan adalah hunting foto kereta api, maka bisa dikatakan menjadi railfan di era sekarang mudah!.
Everyone can be a Railfan.
Leave a Reply