Dalam hari Jumat Agung tidak ada Misa (misa berarti ada peristiwa konsekrasi hosti), ketika Jumat Agung maka disebutnya Ibadat Jumat Agung. Ada komuni di Jumat Agung, tetapi hosti yang digunakan pada saat komuninya merupakan hosti yang telah dikonsekrasikan sebelumnya oleh imam pada sehari sebelumnya, hari Kamis Putih.
Aku menyempatkan diri mengikuti perayaan Ibadat Jumat Agung di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus (HKY) Tegal, Jawa Tengah. Pada Jumat Agung kali ini ada dua sesi ibadat yang diselenggarakan, yakni pukul 15.00 WIB dan pukul 18.00 WIB, aku ikut di sesi ibadat yang pukul 18.00 WIB.
Umat yang hadir cukup banyak pada ibadat di sesi yang kedua ini, dari pengamatan aku beberapa bangku tempat duduk di dalam gedung gereja penuh, ditambah beberapa bangku plastik tambahan di sisi koridor selatan dan utara juga terisi.
Pada ibadat Jumat Agung kali ini dibacakan kisah Passio Yesus Kristus yang di peragakan oleh Romo (sebagai Yesus), (Stevi sebagai Pilatus, dan Pius X Dwi Sumarmo – Yohanes Supandi sebagai narator), untuk koor dari Lingkungan Santo Andreas juga turut membantu mengisi suara sebagai peraga suara untuk rakyat.
Pada Ibadat Jumat Agung kali ini prosesi penghormatan Salib (cium Salib) secara meriah ditiadakan sementara oleh sebab masih belum ada keputusan lebih lanjut dari otoritas Keuskupan Purwokerto (perlu untuk diketahui, selama masa Pandemi Gereja Katolik menerapkan sikap liturgi ‘berbeda’ dari masa biasanya sebab mengikuti protokol kesehatan yang berlaku selama masa pandemi demi terciptanya kemaslahatan umat bersama). Namun sepanjang pengamatan aku, setelah selesai ibadat bagi umat yang memiliki kerinduan akan mencium Salib Yesus, Romo berujar umat diperkenankan melakukan penghomatan kepada Yesus yang tersalib, Salib Yesus di letakan di depan Altar.
Tambahan untuk informasi seputar Sabtu Suci dan Vigili Paskah.
Hari Sabtu Suci merupakan hari dimana Yesus istirahat terbaring didalam kubur-Nya, setelah pada hari kemarin (saat Jumat Agung) kira-kira pukul tiga sore Ia wafat di kayu salib. Sesuai nas yang tertulis di Kitab Suci, Ia akan bangkit pada hitungan hari ketiga setelah wafat.
yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga.” Lukas 24:7.
Misa Vigili Paskah 2023 di Gereja HKY Tegal kali ini hanya diadakan satu kali sesi saja, yakni pada hari Sabtu pukul 18.00 WIB, ada prosesi Pembabtisan para calon babtis yang telah menjalani serangkaian masa Katekumenat (proses belajar Agama).
Leave a Reply