Romansa Mudik

Hallo teman-teman.
Bagaimana acara mudik (dan arus balik) kalian ? Seru dan menarik kah?

Bagi teman-teman yang menjadikan mudik (dan juga balik) sebagai rutinitas tahunan pasti mengalami berbagai pengalaman yang berkesan. Entah itu pengalaman terjebak macet berjam-jam di perjalanan dan rasa penat yang cukup melanda para pemudik.

Kemacetan arus lalu-lintas sepanjang perjalanan di masa mudik dan balik merupakan hal yang kerap terjadi. Bahkan kemacetan juga dapat terjadi di jalur bebas hambatan, jalan tol. Tentu ini sangat menguras energi dan waktu para pengendara.

Maka dari itu sebelum melakukan perjalan jauh ketika mudik dan balik hendaknya mempersiapkan energi bagi para pengemudi kendaraan baik sepeda motor maupun mobil, karena kita tidak bisa memprediksi kapan akan terjadi lonjakan volume kendaraan yang berakibat kemacetan di jalan.

Tentu dibalik semua itu terdapat romansa-romansa selama mudik. Romansa ketika terdampak kemacetan lalu-lintas di jalan, rest area SPBU Pertamina yang penuh dengan kendaraan pemudik termasuk kantin dan toilet yang berjubel ramai.

Romansa-romansa di jalan sepanjang jalur mudik, mampir di berbagai warung/kedai dadakan yang berada di pinggir jalan yang dilengkapi gelaran untuk para pemudik yang ingin istirahat sejanak.

Mudik tahun 2018 ini setidaknya menurut pengalaman saya lebih ‘mendingan’ dari pada mudik-mudik pada tahun tahun sebelumnya. Mudik tahun 2018 ini keadaan arus lalu-lintas lebih sedikit lancar (walaupun tetap ada titik-titik kemacetan dan daerah-daerah tertentu yang berpotensi terjadi kemacetan).

Dengan dibukanya jalur tol fungsional (Jalan Tol yang masih dalam pembangunan tetapi difungsikan sementara untuk dilalui pemudik dengan pembatasan-pembatasan kendaraan dan waktu-waktu melintas tertentu) di pulau Jawa, bisa memperlancar arus lalu-lintas dan memecah kemacetan lalu-lintas yang biasa terjadi di jalur Pantura.

Wilayah di Jalur Pantura Jawa yang biasa rawan terjadi kemacetan lalu-lintas dikala arus mudik dan arus balik diantaranya berada di wilayah ; Brebes, Tegal, Pekalongan. Namun semenjak dioperasikannya jalur tol fungsional di Tegal-Pemalang-Pekalongan menjadikan kepadatan arus lalu-lintas di jalur dalam kota menjadi relatif lebih lancar.

Bagi teman-teman yang mudik menggunakan angkutan umum baik yang menggunakan bus umum, travel, setidaknya untuk tahun ini perjalanannya relatif lebih lancar dari papa tahun-tahun sebelumnya karena sudah diopersikan sementara jalur tol fungsional untuk kendaraan mobil-mobil pribadi sehingga kepadatan arus lalu-lintas bisa dikurangi. Bus-bus besar belum diizinkan melewati jalur tol fungsional.

Seperti biasa, arus mudik dan arus balik tahun 2018 ini ada mudik gratis bareng BUMN mengunakan bus, rute dari Jakarta tujuan kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, baik Jalur Pantura maupun Jalur Selatan.

Romansa pengalaman arus mudik dan arus balik yang mengesankan.

Leave a comment

Your email address will not be published.

*